GuidePedia

0
Berikut ini prosedur pengosongan dan pengisian refrigerant pada sistem AC mobil. Sebelum bekerja dipersiapkan manual book sesuai standart spesifikasi AC mobil yang akan di perbaiki.
A. Persiapan alat dan bahan 
Sebelum melakukan praktik pengosongan dan pengisian refrigerant, maka siapkan alat dan bahan berikut ini: 
1. Manifold gauge
Fungsi dari manifold gauge adalah untuk mengukur tekan negatif maupun tekanan positif dan digunakan untuk memperbaiki pendingan pada AC. 
Warna biru atau di bagian kiri manifold disebut compound gauge karena bisa untuk mengukur tekanan positip dan tekanan negative (vacuum), range pada gauge ini dimulai dari 30 inch Hg sampai dengan 0 PSI untuk mengukur tekanan di bawah atmosphere, dan 0 PSI sampai dengan 250 PSI untuk keperluan mengukur tekanan di atas tekanan atmosphere. 
Warna merah atau dibagian kanan manifold disebut pressure gauge, range pada gauge ini dari 0 PSI sampai dengan 500 PSI.







2. Vacuum pump
Fungsi umum pada vacuum pump adalah mengeluarkan molekul-molekul gas dari dalam sistem AC untuk mencapai tekanan vakum (dibawah atmosphere).















3. Tabung refrigerant
Refrigerant berfungsi sebagai fluida yang digunakan untuk menyerap panas dari udara pada ruangan kabin mobil sehingga suhu di dalam ruangan tersebut menjadi bersuhu rendah atau dingin.











4. Oli kompresor
Minyak pelumas atau oli kompresor pada sistem AC berguna untuk melumasi bagian-bagian kompresor agar tidak cepat aus karena gesekan. Selain itu, minyak pelumas berfungsi meredam panas di bagian-bagian kompresor.








5. Gelas ukur
Gelas ukur digunakan untuk mengukur volume oil kompresor yang akan dimasukkan dalam kompresor AC.











6. Leak detector
Leak detector merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran pipa AC maupun sambungan antara selang dengan komponen AC.











7. Thermometer 
Thermometer adalah alat untuk mengukur suhu udara AC mobil yang dipasang di kisi-kisi dashboard AC maupun dalam ruangan kabil.











B. Proses pengosongan refrigerant
1. Pasanglah manifold gauge katup servis atau nipel kompresor dengan cara:
  • Tutup kedua katup tekanan tinggi dan tekanan rendah manifold gauge.
  • Pasang selang tekanan tinggi (pada umumnya bewarna merah) di nipel tekanan tinggi atau katup discharge kompresor.
  • Pasang selang tekanan rendah (pada umumnya bewarna biru atau hijau) di nipel tekanan rendah atau katup suction kompresor.
  • Pasang selang warna kuning pada pompa vakum.





2. Nyalakan pompa vakum
3. Buka katup tekanan rendah dan tekanan tinggi manifold gauge.

4. Tunggu sampai tekanan di dalam sistem AC benar-benar vakum (kevakuman dapat ditunjukkan ketika jarum pada manometer tekanan rendah menunjuk pada tekanan -30 Psi atau -76 kg/cm2).
5. Menutup katup tekanan rendah dan katup tekanan tinggi manifold gauge.
6. Matikan pompa vakum.

C. Pengisian oli kompresor AC 
  1. Tuangkan oli kompresor ke dalam gelas ukur, untuk jumlah oli kompesor yang dituangkan lihat buku manual kendaraan. 
  2. Lepas selang biru yang menuju ke manifold gauge, lalu tempatkan pada oli kompresor di dalam gelas ukur.
  3. Nyalakan pompa vakum dan buka katup tekanan tinggi manifold gauge. 
  4. Tunggu sampai oli kompresor di dalam gelas ukur terhisap semua. 
  5. Setelah oli kompresor habis, matikan pompa vakum. 
  6. Pasang kembali selang biru ke manifold gauge. 









D. Pengisian refrigerant AC 
  1. Lepas selang kuning dari pompa vakum dan pasangkan selang kuning pada tabung refrigerant. 
  2. Buka keran pada tabung refrigerant agar refrigerant dapat keluar. 
  3. Mengendorkan mur selang kuning yang menuju ke manifold gauge sesaat, untuk menekan keluar udara yang ada di dalam selang kuning, setelah itu kencangkan kembali mur. 
  4. Buka katup tekanan rendah manifold gauge. 
  5. Hidupkan mesin, kemudian nyalakan AC pada kecepatan maksimum. 
  6. Lihat sight glass (kaca penglihat) untuk menentukan apakah refrigerant telah penuh atau belum di dalam sistem AC. 
  7. Jika refrigerant sudah terisi sesuai spesifikasinya maka tutup katup tekanan rendah manifold gauge. 
  8. Tutup keran pada tabung refrigerant. 
  9. Matikan AC dan mesin mobil. 
E. Pengecekan kebocoran sistem AC 
  1. Lakukan pengecekkan apakah terjadi kebocoran refrigerant di dalam sistem AC atau tidak dengan menggunakan leak detector. 
  2. Nyalakan leak detector dan dekatkan ujung detector pada sambungan atau jalur lewatnya refrigerant pada sistem AC. 
  3. Jika terjadi kebocoran refrigerant maka lakukan perbaikan, jika tidak terjadi maka pengosongan dan pengisian refrigerant telah selesai. 
F. Pengecekan temperatur pendinginan 
Cek temperatur pendinginan AC menggunakan thermometer. Arahkan thermometer pada bagian blower AC untuk menentukan berapa temperatur yang dihasilkan. 

Post a Comment

 
Top